Ditpolair Polda Sultra Kembali Sita Ribuan Kilo Bahan Baku Bom Ikan

Pelaku dan barang bukti bahan baku bom yang disita polisi. foto: YJ 

SULTRANEWS- Dir Pol Air Polda Sultra yang diwakili Kepala Subdit Penegakan Hukum Direktorat Kepolisian Perairan (Dit Polair) Polda Sultra AKBP Agus Budi, S.IK melaksanakan Press Release terkait tempat penyimpanan tersembunyi bom ikan berikut bahan baku handak. Kamis(20 Okt 2016) sekitar jam 13.00 wita.

 Kejadian bermula dari pengaduan masyarakat melalui telepon terkait tempat penyimpanan tersembunyi bom ikan berikut bahan baku handak (Ammonium Nitrate). Setelah mendapat informasi tersebut Personil Subdit Gakkum dan KP.XX - 2004 dit Pol Air Polda Sultra, pada tanggal 1 Oktober 2016 langsung melakukan Patroli dan pengecekan terkait laporan masyarakat tersebut. 

Dari hasil Lidik pada tanggal 2 Oktober 2016 sekitar pukul 16.00 wita, telah dilakukan penangkapan terhadap dua lelaki dengan barang bukti, 1 Unit Perahu tanpa nama, 8 karung Ammonium Nitrate @25kg, 102 botol handak siap ledak, sepuluh sumbu peledak, dan 8 detonator.

 Dari hasil pengembangan, pada hari minggu tanggal 16 Oktober 2016 pukul 02.30 wita personil Subdit Gakkum, KP.XX-2003 dan KP.XX-2004 telah melakukan penangkapan terhadap 2 lelaki dengan barang bukti yang ada padanya, 3 buah perahu tanpa nama dan 95 karung Ammonium Nitrate. 

“Adapun tersangka akan dikenakan pidana sebagaimana diatur dalam pasal 1 ayat 1 UU Darurat No 12 tahun 1951 tentang bahan peledak Sub Pasal 104 Jo Pasal 113 Jo Pasal 57 ayat 2 UURI No. 7 tahun 2014 tentang perdagangan dengan ancaman hukuman 5 tahun” ,ujar AKBP Agus Budi, S.IK saat press release di Mako Dit Pol Air.

 Agus juga menjelaskan untuk bahan baku jenis ammonium Nitrate secara keseluruhan yang berhasil diamankan sebanyak 103 karung atau setara dengan 2.575kg. 

 Kabid Humas Polda Sultra yang diwakili Kasubbid PID Dolfi kumaseh menghimbau kepada masyarakat dan kepada oknum-oknum yang sering melakukan pengeboman ikan, agar tidak lagi mengulangi kegiatan yang sama, karena menurut dolfi kumaseh, pengeboman itu berdampak buruk terhadap banyak hal, mulai dari mengancam nyawa orang yang melakukan kegiatan tersebut, juga merusak kelestarian dan terumbu karang, serta membunuh benih-benih ikan yang lagi berkembang biak.YJ
Share on Google Plus

About yoshasrul

    Blogger Comment
    Facebook Comment