![]() |
| Aksi perusakan kendaraan dinas milih salah satu anggota DPRD Konawe Utara. Foto : Yos Hasrul/Kendarikita.com |
KENDARI, KK-Unjuk rasa ribuan mahasiswa yang memprotes rencana kenaikan bbm di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis (29/3) siang berakhir dengan kerusuhan. Mahasiswa melempari dan menghancurkan mobil plat merah milik seorang anggota DPRD Konawe Utara yang tengah terparkir di halaman salah satu kantor bank di Kendari.
Aksi perusakan kendaraan dinas milih salah satu anggota DPRD Konawe Utara ini berlangsung saat mahasiswa yang tergabung dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Haluoleo selesai berdemonstrasi di gedung DPRD Sulawesi Tenggara. Saat meelewati pusat pertokoan di jalan Ahmad Yani, para mahasiswa memergoki mobil berplat merah tersebut tengah terparkir di halaman salah satu kantor bank. Kontan saja mahasiswa langsung merusak dan melempari mobil tersebut hingga seluruh kaca mobil hancur.
![]() |
| Foto : Yos Hasrul/Kendarikita.com |
Ironisnya saat perusakan berlangsung tak satu pun polisi yang berjaga. Polisi baru tiba setelah aksi perusakan berlangsung dan langsung mengejar para perusuh. Sejumlah orang yang diduga provokator langsung diamankan petugas . Aksi mahasiswa ini sempat membuat para pemilik toko disepanjang jalaan tersebut memilih menutup toko mereka. Aksi ini juga menjadi tontonan warga sekitarnya.
Sebelumnya massa mahasiswa juga sempat melempari polisi dengan baru di gedung DPRD. Akibatnya sejumlah kaca jendela gedung dewan pecah. Dalam aksinya mahasiswa sempat memaksa pimpinan DPRD Sulawesi Tenggara, Laode Rusman Emba kejalanan untuk memberikan pernyataan sikap menolak rencana menaikkan harga bbm dan tarif dasar listrik. Dihadapan massa Laode Rusman Emba menyatakan jika fraksi DPRD resmi menolak kenaikan BBM. (Yos Hasrul)


Blogger Comment
Facebook Comment