Polisi Siaga Pasca Penganiayaan Mokole Rumbia

Ratusan personil polisi disiagakan mengamankan Desa Raurau, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana pasca pemukulan Mokole Rumbia, Alfian Pimpie. foto: Sultranews.com 

BOMBANA, SULTRANEWS-Pasca penganiayaan Mokole Moronene Rumbia,Alfian Pimpie,  ratusan personil Polres Bombana bersiaga menjaga kemungkinan aksin balasan dari kerabat mokole. Penjagaan ketat dilakukan di Dusun Polodu, Desa Raurau, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana lokasi kejadian perkara.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sultra, AKBP Abdul Karim Samandi mengatakan Polda mengerahkan sekitar 200 personel untuk berjaga-jaga di dusun tersebut. Polisi khawatir akan ada serangan balasan oleh kerabat dan warga Kelurahan Taubonto kepada warga Desa Raurau.

"Untuk sementara situasi di Desa Raurau, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana sudah kondusif. Tetapi kami tidak inginkan ada aksi kekerasan atau aksi balasan dari kedua belah pihak, makanya kita antisipasi dengan menurunkan personil keamanan di sana," ungkap Karim, saat dihubungi.

Menurutnya, petugas polisi diturunkan ke lokasi sehari pascapemukulan terhadap Mokole Moronene Rumbia Alifan Pimpie guna menghindari terjadinya benturan fisik di wilayah tersebut.


Ia berharap semua pihak agar menahan diri dan mentaati hokum yang berlaku. “Karena kasus ini murni masalah hukum, maka sebaiknya diselesaikan melalui jalur hokum. Pelaku sendiri telah resmi ditahan pasca kejadian,”kata Karim. TIM
Share on Google Plus

About yoshasrul

    Blogger Comment
    Facebook Comment